INFO NASIONAL-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) menerima hasil pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) dan penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021, yang dilakukan Universitas Indonesia (UI).Agenda tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima hasil penilaian IID secara simbolis di Aula Badan Litbang
Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah BPP Kemendagri Syafrizal mengatakan, indeks inovasi daerah, selain mendorong daya saing daerah juga upaya untuk mewujudkan kemandirian daerah. "Karena melalui indeks inovasi akan dipetakan daerah-daerah mana saja yang inovatif.
Jakarta- Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengatakan, pelaporan inovasi pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) semakin menunjukkan tren positif karena terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, 527 pemerintah daerah (Pemda) melaporkan inovasinya.
Pemda diimbau untuk mengisi data inovasi dalam sistem indeks inovasi daerah yang sampai saat ini masih ada sejumlah daerah yang belum melakukan pengisian. Data ini penting, selain untuk penilaian juga sebagai peta pembinaan. Daerah yang belum mengisi data inovasi, sebanyak 205 pemda, yang terdiri dari 5 provinsi, 170 kabupaten, dan 30 kota.
DOK PUSPEN KEMENDAGRI. Mendagri Muhammad Tito Karnavian. Selain kategori daerah terinovatif, Kemendagri juga memberikan penghargaan kepada pemda dengan kategori sangat inovatif yang memiliki hasil indeks inovasi daerah lebih dari 60,00. Daerah tersebut terdiri atas 2 provinsi, 25 kabupaten, dan 15 kota.
NVxLh.